Breaking News
Loading...
Senin, 21 April 2014

One Day Trip to the Jogjakarta


One Day Trip  to the Jogjakarta adalah kunjungan wisata siswa kls V sd Muhammadiyah Plus semarang selepas pelaksanakan Mid semester genap tahun 2014  Setelah setiap hari  kegiatan mereka  diisi oleh aktivitas di dalam sekolah, tentu  saja kegiatan ini menjadi salah  satu  ajang  “pelepas  lelah” dan ajang untuk  mendapatkan suasana baru, sehingga hari-hari  mereka selanjutnya  bisa dilalui  dengan lebih bersemangat,tentu kegiatan ini tidak hanya bersenang-senang namun juga untuk  mendapatkan pengalaman dan pengetahuan yang  baru.

Terkadang, saking sibuknya orang tua di rumah, anak-anak kurang  mendapatkan waktu liburan yang cukup. Bahkan beberapa orang tua kurang  menyadari  akan pentingnya berekreasi  Mungkin ada juga yang  terlalu khawatir, kalau berwisata bisa  mengakibatkan anak-anak  jadi  malas  belajar dan lupa dengan pelajaran sekolah.
beberapa manfaat  wisata bagi bagi anak-anak antara lain :

1.
Belajar Mandiri  dan Tangggung Jawab
Hal ini bisa kita tanamkan saat  kita siap-siap hendak berangkat  ke sebuah  tempat  wisata. Kita bisa meminta  anak untuk belajar banyak hal. Misalnya  dengan cara meminta bangun  pagi, mempersiapkan segala peralatan sendiri, dan menata jadwal kunjungan wisata.


2. Menanamkan nilai kesederhanaan
Hal ini sangat  berhubungan dengan tempat  wisata  yang akan dituju. Kita  bisa mengajak anak ke tempat wisata yang bernuansa etnik dan tradisional. Tempat-tempat  wisata  semacam ini biasanya  ada di daerah  pedesaan,dimana penduduknya masih  melakukan segala sesuatu  secara tradsional. Diharapkan pula, dengan mengunjungi  penduduk desa yang sederhana, anak-anak bisa  lebih  menghargai sesamanya, terutama mereka yang berada di kelas menengah  kebahah.

3.
Menambah Pengetahuan dan Pengalaman
Selama perjalanan, kita  jangan hanya diam saja. Manfaatkan waktu  perjalanan untuk menambah  pengetahuan dan pengalaman anak. Misalnya dengan menunjukkan nama pohon kepada sang buah hati, lalu memberi tahu namanya. Kalau ada hewan-hewan atau  sesuatu yang belum pernah  dilihat  oleh anak sebelumnya, kita bisa memberikan  penjelasan kepada mereka. Dan  jangan lupa untuk selalu  menjawab  pertanyaan yang   diajukan oleh  sang  buah hati saat  mereka bertanya  hal-hal baru  yang  dia lihat.


4.
Belajar Mengenal Aktivitas Baru
Untuk yang satu ini, kita  harus memilih  tempat  wisata yang  bernuansa “outbound”. Tempat wisata  semacam ini ada bermacam-macam, mulai  dari  yang bernuansa alam, hingga yang  menggunakan peralatan modern. Namun bila kita tinggal di kota besar, akan sangat baik bila kita memilihkan tempat  wisata yang bernuansa alam,  dan menyediakan aktivitas-aktivitas  yang  asing  bagi anak-anak kota. Misalnya menanam padi, membajak sawah, memetik buah-buahan, menyirami sayuran, menangkap ikan, dan  lain-lain. Aktivitas-aktivitas semacam ini akan sangat  baik juga  untuk melatih  motorik anak, dan semakin meningkatkan kecintaan anak  pada  alam  ciptaan Tuhan.

5. Semakin mengenal tempat wisata dan sejarahnya
Untuk mendapatkan manfaat  ini, kita perlu mengajak  anak berwisata ke tempat-tempat  yang  bersejarah. Misalnya  saja museum atau  candi. Di  sini kita  bisa memperkenalkan kepada anak  tentang  sejarah  bangsa. Tempat  wisata  semacam ini bisa memupuk  kecintaan anak pada tanah airnya.

6. Meningkatkan Kecerdasan  Sosial  dan Kepercayaan Diri
Bertemu  dengan orang  asing tentu  adalah sesuatu  yang  biasa terjadi  di  tempat-tempat  wisata. Tidak hanya  dari  dalam negeri, bahkan  dari  luar  negeri. Bila perlu  kita bisa mengajak anak untuk berkenalan dengan orang asing (bule), sehingga anak  belajar untuk menjadi  lebih berani menghadapi  orang-orang  yang  baru  dikenal. Tentu saja  juga perlu  menasihati  agar lebih berhati-hati  kalau  kenal orang  yang  baru.  Selain  itu,   banyak hal-hal lain yang bisa melatih  anak agar lebih percaya diri. Misalnya  dengan menaiki perahu, menaiki  gajah, berenang, menghadapi  ombak, dan lain-lain. Tentu saja, dalam  melalukan aktivitas-aktivitas  tersebut  masih  dalam pengawasan kita.

7. Refreshing
Seperti sebuah HP, yang  harus di  charge. Anak-anak  juga  butuh charge dalam bentuk liburan.  Liburan dipercaya mengurangi tingkat  stress anak dan kebosanan anak pada pelajaran di sekolah.


8.
 Mempererat Kasih Sayang
Seperti halnya saat  kita  makan atau berlibur bersama dengan teman-teman kita, liburan bersama sang buah hati juga sangat bermanfaat  untuk mempererat   tali kasih di  dalam keluarga. Kasih sayang dan perhatian kita,  bisa langsung  kita curahkan kepada anak saat melakukan aktivitas-aktivitas di waktu liburan atau  di tempat-tempat  wisata.

Obyek yang menjadi tujuan wisata pada kegiatan kali ini adalah :


  1. Monumen Jogja kembali.
  2. Kantor Pimpinan Pusat Muhammadiyah.www.muhammadiyah.or.id
  3. Eduwisata Energi Poncosari. eep-indonesia.com

1 komentar:

sdmuhammadiyahplussemarang mengatakan...

Semoga SD Muhammadiyah menjadi sekolah yang dapat di andalkan mendidik generasi bangsa

 
Toggle Footer